Empat Kepala Distrik dan Delapan Kepala Kampung Kabupaten Jayapura Melakukan Studi Banding di Yokyakarta – Semarang

 

Foto Bersama Tim Studi Banding.
Foto Bersama Tim Studi Banding. Lokasi Kantor Desa Ponggok Klaten Jawa Tengan

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Jayapura mengirim empat kepala Distrik dan delapan kepala kampung untuk melakukan studi banding ke Yogyakarta dan Semarang. Di daerah itu, mereka mempelajari pegelohan bumdes (bumkam), dan cara mengembangkan dan meningkatkan potensi  yang berada di masing-masing distirk dan kampung.

“Kegiatan study banding tersebut direalisasikan dalam rangka upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) para pemangku kepentingan distrik dan kampung. Harapannya, setelah kegiatan ini mereka dapat memperoleh wawasan baru untuk mengelola serta mengembangkan kekayaan dan potensi yang ada di kampung” ujar Kepala Dinas DPMK Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, S.Sos,MPA dalam rapat pengecekan persiapan peserta studi banding di ruangan kepala DPMK, Kamis (3/10/2019).

Study banding ini dilakukan selama 4 hari (13-17-2019) di beberapa desa salah satunya Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten karena sistem pengelolaan desa di Desa Ponggok tertata dengan baik. Demikian menurut Martinus Yurianto. Bahkan, sambung Martinus, Pemasukan Asli Desa (PAD) di Desa Ponggok mencapai Rp 13 Miliar per tahun dari Sembilan PT (Peruseroan Terbatas) dibawah penegelolaan BUMDES. ” Sudah sepatutnya kita belajar ke Desa Ponggok. Karena Desa Ponggok memiliki sebuah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang mengatur potensi wisata desa untuk mensejahterakan desanya dan Pemasukan Asli Desa (PAD) nya mencapai Rp 13 miliar setiap tahunnya, ” kata Martinus. (*

Foto Bersama Tim Studi Bandung. Lokasi Semarang

Edison Nasendi  salah satu peserta studi banding ini mengatakan sangat berterima kasih kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini karena hasil dari kegiatan ini sudah sangat membantu membuka wawasan kami tentang bagaimana cara mengelolah petensi yang ada di kampung sehingga dapat meningkatkan kesejaterahan masyarakat dan memajukan kampung “saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang suda terlibat sehingga kegiatan ini dapat berjalan yang mana dalam mengikuti kegiatan ini suda sangat membantu membuka wawasan kami bahwa ternyata membangun kampung bukan hanya dilihat dari perbaikan jalan ataupun pengadaan sarana prasarana gedung, tetapi juga yang lebih penting dilihat dari upaya mengembangkan potensi yang ada di kampung kami sehingga dapat mewujudkan kampung yang mandiri seperti salah satu contoh desa Ponggok” kata Edison.

Ikut mendampingi  Direkrtur Keuangan dan Administrasi Umum Perusaan PD. Baniyau Kabupaten Jayapura, Martinus Yurianto dan Kabid Ekonomi Dinas Pemberdayaan Masyakat Kampung Kabupaten Jayapura Daniel Tako, S.Sos dalam Studi banding ini. Pesrta yang diikutkan yaitu Kepala Distrik Sentani Barat Beatrix Yabansabra, S.STP, Kepala Distirk Sentani Timur, Kepala Distirk Ebungfau,Kepala Distrik Nimbokrang, Kepala Kampung Nimbokrang,  Kepala Kampung Puai, Kepala Kampung Khameyoka, Kepala Kampung Sabron Sari Marwan Hasim, Kepala Kampung Sabron Yaru Demianus Yaboisembut, Kepala Kampung Dosay Yunus Yaboisembut, Kepala Kampung Waibron Soleman Boikaway dan Sekretaris Kampung Maribu Edison Nasendi.

Website Kampung Maribu. nasendiedi

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*